Waspada Gejala Penyakit Jantung Sejak Dini! Ketahui Penyebab dan Upaya Pencegahannya

0
101
Gejala Penyakit Jantung
Gejala Penyakit Jantung

Selain kanker, stroke, dan diabetes, salah satu penyakit yang menjadi faktor penyebab kematian terbesar di Indonesia adalah penyakit jantung. Sudahkah Anda tahu gejala penyakit jantung, dan faktor apa saja yang dapat menyebabkan penyakit berbahaya ini?

Apa saja gejala dari penyakit jantung dan bagaimana upaya pencegahannya merupakan hal yang penting untuk kita ketahui bersama agar salah satu dari kita atau anggota keluarga dapat terhindar dari penyakit tersebut.

Faktor Utama Penyebab Penyakit Jantung

Sebelum kita mengetahui lebih jauh mengenai gejala penyakit jantung, upaya pencegahan dan cara pengobatannya, ada baiknya kita ketahui penyebab penyakit jantung terlebih dahulu.

Pengertian Serangan jantung atau dalam dunia medis disebut juga dengan infark miokard adalah suatu kondisi ketika terjadi hambatan pasokan darah yang menuju ke jantung.

Kondisi ini merupakan kondisi medis darurat yang biasanya terjadi akibat penggumpalan darah atau penumpukan lemak, tingginya kadar kolesterol dalam darah, maupun unsur lainnya.

Adanya gangguan pada aliran darah ke jantung dapat merusak bahkan menghancurkan otot jantung sehingga akan berakibat fatal bagi si penderita.

Secara umum, penyebab serangan jantung terjadi karena seseorang menderita penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner dapat terjadi karena adanya sumbatan pada pembuluh darah utama yang membawa pasokan darah ke jantung (Pembuluh Koroner).

Tersumbatnya pembuluh koroner dapat disebabkan karena adanya timbunan kolesterol atau plak yang melekat pada dinding pembuluh darah. Plak yang retak akan mengakibatkan penggumpalan darah sehingga pasokan darah dan oksigen ke jantung melalui pembuluh koroner jadi terhambat.

Beberapa faktor yang sering menjadi penyebab utama atau meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, antara lain:

  • Kebiasaan merokok
  • Penyakit diabetes
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Pola makan yang tidak sehat, seperti terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dan tinggi kolesterol
  • Obesitas atau kondisi berat badan berlebih

Gejala Awal Penyakit Jantung yang Harus Diwaspadai

Lantas, apa saja tanda-tanda seseorang terkena penyakit jantung? Gejala awal penyakit jantung perlu kita ketahui dengan seksama agar nantinya penderita bisa mendapatkan penanganan yang tepat sejak dini sehingga kondisinya diharapkan bisa membaik atau sembuh secara total.

Berikut ini kami berikan beberapa tanda atau gejala penyakit jantung yang perlu kita waspadai:

1. Timbulnya Rasa Nyeri di Bagian Dada

Gejala awal paling umum yang dialami oleh penderita penyakit jantung adalah timbulnya nyeri di dada. Nyeri di dada juga bisa menjadi indikasi adanya kerusakan pada otot-otot jantung.

Rasa Nyeri di Bagian Dada
Rasa Nyeri di Bagian Dada

Akan tetapi, tidak semua nyeri dada dapat menjadi gejala yang pasti seseorang terkena penyakit jantung. Rasa nyeri di dada yang dialami oleh penderita penyakit jantung, biasanya terasa seperti ditimpa atau ditekan benda berat, adanya rasa seperti terbakar, dan biasanya diikuti dengan kondisi sesak napas.

Tanda-tanda lainnya dari sensasi nyeri dada pada penderita jantung ialah rasa nyeri tersebut akan menjalar, tidak hanya di bagian dada saja, tapi juga ke bahu, hingga ke bagian punggung maupun leher.

Durasi nyeri dada ini dapat berlangsung secara bervariasi, tergantung dari seberapa parah penyakit jantung yang dialami penderita. Tapi umumnya, rasa nyeri di bagian dada pada penderita penyakit jantung akan berlangsung selama sekitar 20 menit atau lebih dari itu.

2. Jantung Berdetak Tidak Beraturan (Aritmia Jantung)

Gejala penyakit jantung berikutnya ialah terjadinya detak jantung yang tidak beraturan yang dikarenakan impuls listrik pada jantung tidak bekerja secara optimal.

Jantung Berdetak Tidak Beraturan
Jantung Berdetak Tidak Beraturan

Normalnya, detak jantung tidak beraturan akan terjadi setelah seseorang berolahraga atau melakukan aktivitas berat. Kondisi semacam ini dapat terjadi kapan saja pada orang yang menderita penyakit jantung.

Gejala penyakit jantung yang satu ini sebaiknya jangan disepelekan karena apabila tidak ditangani sejak dini dapat mengakibatkan komplikasi pada penyakit lainnya.

3. Sering Mengalami Sakit Kepala

Indikasi lain dari gejala penyakit jantung adalah kondisi sakit kepala yang sering dialami oleh seseorang. Ketika seseorang sering mengalami sakit kepala, berarti ada yang salah pada tubuh orang tersebut.

Mengalami Sakit Kepala
Mengalami Sakit Kepala

Umumnya, sakit kepala merupakan gejala awal dari penyakit jantung, terutama jika seseorang mengalami sakit kepala apabila terpapar sinar matahari secara langsung.

Selain itu, orang yang sering mengalami sakit kepala migrain juga di kemudian hari cenderung mengalami penyakit jantung.

4. Lelah yang Berlebihan

Seperti halnya aritmia jantung, kondisi lelah berlebih yang sering dialami seseorang juga dapat menjadi gejala penyakit jantung yang perlu diwaspadai.

Melakukan aktivitas berat yang dapat membuat tubuh terlalu lelah juga dapat berakibat fatal dan menjadi penyebab dari berbagai penyakit seperti penurunan daya tahan tubuh, gangguan pencernaan, hingga gangguan jantung.

Lelah yang Berlebihan
Lelah yang Berlebihan

Kondisi tubuh yang terlampau lelah dapat menyebabkan kram otot, hingga kram pada jantung yang dapat mengakibatkan seseorang terkena serangan jantung.

Mungkin kita sering mendengar ada orang yang meninggal dunia sehabis melakukan olahraga atau bekerja terlalu berat dalam waktu lama. Kematian tersebut bisa saja dikarenakan seseorang mengalami kelelahan berlebih yang kemudian memicu terjadinya serangan jantung.

Kondisi lelah berlebih biasanya ditandai dengan nafas lebih cepat dan pendek-pendek. Hal ini terjadi karena tubuh memerlukan lebih banyak pasokan oksigen dan akan memberatkan kerja jantung karena harus bekerja dengan ekstra untuk memompa darah lebih banyak ke seluruh tubuh.

5. Adanya Bengkak-bengkak pada Tubuh

Pembengkakkan di bagian tubuh tertentu tidak hanya dialami pada penderita penyakit diabetes dan liver saja, tapi juga dapat dialami oleh seseorang yang menderita penyakit jantung.

Bengkak-bengkak pada Tubuh
Bengkak-bengkak pada Tubuh

Pembengkakan yang dialami biasanya terjadi pada bagian kaki, penyebabnya karena adanya pembekuan darah pada pembuluh darah di kaki sehingga aliran darah yang menuju ke jantung jadi terhambat.

Aliran darah yang terhambat akan mengakibatkan penumpukan darah di bagian kaki sehingga penderita akan mengalami pembengkakan pada bagian kaki.

6. Kecemasan yang Berlebihan

Orang yang menderita penyakit jantung akan sering mengalami kondisi cemas yang berlebihan. Kondisi ini biasanya muncul setelah penderita mengalami serangan jantung untuk pertama kalinya, sehingga Ia akan mengalami kecemasan bahwa kondisi tersebut akan terjadi lagi.

Kecemasan yang Berlebihan
Kecemasan yang Berlebihan

Penyakit jantung memang menjadi momok yang menakutkan, terutama bagi penderita yang sudah pernah mengalami serangan jantung. Rasa khawatir akan kematian yang sewaktu-waktu dapat merenggutnya kemudian menimbulkan rasa cemas yang berlebih.

Pada penderita penyakit jantung, rasa cemas selalu muncul ketika ia mengalami rasa sakit pada bagian dada yang terus meningkat dan melebar sampai bagian punggung.

7. Sering Berkeringat pada Bagian Tangan dan Kaki

Biasanya, seseorang akan berkeringat sehabis melakukan aktivitas berat, atau di saat cuaca sedang panas, mengeluarkan keringat pada kondisi tersebut adalah hal yang normal.

Sering Berkeringat pada Bagian Tangan
Sering Berkeringat pada Bagian Tangan

Akan tetapi, bagi seseorang yang memiliki gejala penyakit jantung akan sering berkeringat, bahkan mengeluarkan keringat dingin saat sedang beristirahat.

Keringat dingin pada penderita penyakit jantung muncul di bagian telapak tangan, bawah lengan, ketiak dan kaki. Keringat tersebut sering pula disertai dengan rasa nyeri, pusing, tegang, mual, dan rasa ingin muntah.

8. Sering Mengalami Sesak Napas

Sering mengalami sesak napas menjadi gejala awal penyakit jantung selanjutnya yang perlu kita waspadai. Sesak napas yang terjadi pada penderita penyakit jantung seperti sedang ditimpa benda berat dan memunculkan rasa nyeri yang akan menjalar ke beberapa bagian tubuh lain.

Sering Mengalami Sesak Napas
Sering Mengalami Sesak Napas

Sesak napas yang terjadi juga akan disertai denyut jantung yang tidak beraturan dan dapat berlangsung selama beberapa menit.

9. Rasa Mual dan Muntah

Rasa Mual dan Muntah
Rasa Mual dan Muntah

Rasa mual dan ingin muntah yang menjadi gejala penyakit jantung adalah biasanya disertai dengan rasa lelah yang berlebih dan akan terjadi sepanjang hari. Tak hanya itu, rasa mual juga akan muncul disertai rasa sakit pada dada dan bagian punggung.

10. Berkurangnya Nafsu Makan Secara Drastis

Berkurangnya Nafsu Makan Secara Drastis
Berkurangnya Nafsu Makan Secara Drastis

Dari rasa mual yang sering dialami oleh penderita penyakit jantung, biasanya akan berdampak pada menurunnya nafsu makan secara drastis.

11. Buang Air Kecil Terlalu Sering

Selain penurunan nafsu makan yang drastis, penelitian oleh Medical University of Vienna, Austria, menyatakan bahwa pasien penyakit jantung akan lebih banyak memproduksi hormon BNP.

Hal ini membuat ginjal akan lebih banyak membuang air dan Natrium melalui urine dan menyebabkan pembuluh darah membesar.

Buang Air Kecil Terlalu Sering
Buang Air Kecil Terlalu Sering

Itulah beberapa gejala penyakit jantung yang penting untuk kita ketahui. Dari gejala-gejala di atas, apabila Anda mengalami salah satunya, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Dengan pola hidup sehat, kita dapat meminimalisir risiko terkena penyakit jantung. Oleh karena itu, apakah Anda sudah melakukan pola hidup sehat hari ini?

Macam-Macam Penyakit Jantung yang Harus Diwaspadai

Penyakit kardiovaskuler atau yang sering dikenal masyarakat dengan penyakit jantung sebenarnya terdapat banyak macamnya. Tetapi sebagian besar orang menggolongkan semua jenis penyakit kardiovaskuler menjadi satu kategori, yaitu serangan jantung.

Padahal, serangan jantung merupakan hasil akhir dari berbagai macam penyakit jantung bisa karena jantung koroner, jantung bocor, penyakit otot jantung, dan masih banyak jenis penyakit jantung lainnya.

Istilah medis mengenai penyakit kardiovaskulier sendiri merujuk pada penyakit atau gangguan yang terjadi pada jantung maupun pembuluh darah yang memasok darah ke jantung.

Setiap masalah yang terjadi pada jantung dan pembuluh darah yang mengarah ke jantung dapat menyebabkan penyakit kardiovaskuler dengan jenis yang beragam. Berikut ini kami akan sampaikan beberapa macam penyakit jantung yang penting untuk kita ketahui dan harus diwaspadai:

1. Jantung Koroner (Arteri Koroner)

Pengertian jantung koroner merupakan istilah penyakit yang terjadi akibat penyempitan pembuluh darah kecil yang memasok darah dan oksigen ke jantung.

Penyempitan pembuluh darah tersebut biasanya disebabkan karena bahan lemak dan zat-zat lainnya membentuk plak pada dinding arteri.  Beberapa gejala penyakit jantung koroner yang perlu diwaspadai antara lain nyeri dada, sesak napas, dan lelah berlebih.

2. Angina Pektoris (Nyeri di Bagian Dada)

Angina merupakan istilah medis yang menggambarkan kondisi rasa nyeri dan sesak di sekitar bagian dada. Hal ini sering disebabkan oleh penyumbatan kecil di arteri jantung atau koroner sehingga dada tidak memperoleh cukup oksigen.

3. Jantung Lemah (Penyakit Otot Jantung)

Terkadang otot-otot pada jantung juga bisa melemah sehingga fungsi kerja jantung melambat dan tidak dapat bekerja secara optimal untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

4. Bradikardi (Melambatnya Denyut Jantung)

Bradikardia merupakan istilah medis yang digunakan untuk detak jantung yang melambat. Penyebabnya adalah kelelahan pada otot-otot jantung yang mengakibatkan fungsi jantung juga turut melemah.

Alat pacu jantung biasanya akan dipasang pada penderita Bradikardi untuk dapat memacu denyut jantung yang melemah.

5. Jantung Rematik

Infeksi bakteri atau mikroorganisme di masa kecil dapat mempengaruhi sendi-sendi dan katup jantung. Infeksi kemudian menimbulkan masalah pada jantung saat anak tersebut beranjak dewasa dan dapat mengakibatkan penyakit jantung rematik.

6. Trachycardia (Peningkatan Denyut Jantung)

Trachycardia merupakan istilah medis yang berarti peningkatan denyut jantung, biasanya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti stres, kebiasaan merokok, dan mengonsumsi alkohol.

7. Penyakit Katup Jantung

Ada 4 katup pada jantung, bila salah satu atau lebih mengalami gangguan maka bisa mengakibatkan stroke atau angina.

8. Kondisi Gagal Jantung

Gagal jantung merupakan kondisi dimana jantung berhenti bekerja atau tidak dapat memompa darah. Penyebabnya bisa karena seseorang kehilangan banyak darah, gangguan paru-paru, terkejut, dan berbagai penyakit jantung lainnya.

9. Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit jantung bawaan biasanya dialami seseorang sejak kecil. Beberapa bayi ada yang dilahirkan dengan kondisi jantung lemah. Penyakit ini bisa disembuhkan dengan operasi, namun memang tidak selalu berhasil.

10. Penyakit Serebrovaskular

Penyakit Serebrovaskular dapat terjadi karena adanya hambatan pada sirkulasi darah dari jantung ke otak. Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan stroke pada otak.

11. Aterosklerosis

Aterosklerosis merupakan istilah medis untuk pengerasan arteri. Gejala penyakit jantung yang satu ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, dan stroke pada jantung.

12. Jantung Bocor

Penyakit Jantung Bocor biasanya terkait dengan penyakit jantung bawaan (Congenital Heart Disease) karena sering terjadi pada bayi yang baru lahir.

Penyakit ini merupakan suatu anomali dalam struktur jantung atau adanya ketidaksempurnaan selama proses pembentukan organ jantung pada bayi dalam kandungan.

12. Jantung Iskemik

Hampir sama dengan jantung koroner, jantung iskemik merupakan istilah medis yang menyatakan adanya kondisi penyempitan pembuluh darah arteri jantung (pembuluh darah koroner).

13. Jantung Nyeri

Istilah Jantung Nyeri merujuk pada berbagai masalah atau gangguan pada jantung yang menimbulkan rasa nyeri di bagian dada atau di sekitar organ jantung.

14. Jantung Bengkak (Cardiomegali)

Jantung bengkak adalah kondisi dimana organ jantung mengalami pembengkakan yang disebabkan karena adanya kerusakan pada otot jantung.

Itulah beberapa jenis penyakit jantung yang harus kita waspadai. Deteksi dini terhadap berbagai gejala penyakit jantung memiliki peran penting dalam proses penyembuhan penyakit jantung.

Cegah Penyakit Jantung dengan Melakukan Kebiasaan Berikut Ini!

Setelah kita mengatahui apa saja gejala penyakit jantung, penyebab, dan juga macam-macam penyakit jantung. Upaya pencegahan penyakit jantung haruslah dilakukan guna menurunkan risiko terhadap bahaya penyakit jantung.

Ada beberapa cara mudah yang bisa kita lakukan dalam upaya pencegahan penyakit jantung, beberapa cara yang akan kami bagikan berikut ini tidak hanya bisa dilakukan untuk pencegahan, tapi juga pengobatan bagi para penderita penyakit jantung.

Cara mencegah penyakit jantung tersebut antara lain:

  1. Deteksi gejala penyakit jantung yang mungkin dapat timbul.

  2. Berolahraga secara rutin untuk menjaga kebugaran jantung dan paru-paru.

  3. Cek tensi darah secara rutin, karena hipertensi merupakan salah satu penyebab utama timbulnya penyakit jantung dan stroke.

  4. Hindari makanan dengan kolesterol tinggi seperti daging berlemak, sosis, mentega, dan lain-lain.

  5. Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan banyak minum air putih.

  6. Perbanyak konsumsi buah dan sayur karena makanan kaya serat dapat membantu penurunan kadar kolesterol dan tekanan darah.

  7. Belajar mengelola emosi dan hindari berbagai hal yang dapat menyebabkan stres.

  8. Berhenti merokok dan konsumsi minuman beralkohol.

Gaya hidup yang kurang sehat seperti terlalu banyak duduk, mengonsumsi makanan dengan kandungan garam-gula-lemak berlebih, dan kurang olahraga merupakan faktor utama meningkatnya risiko penyakit jantung.

Oleh karena itu, penerapan gaya hidup sehat dan pola makan sehat serta deteksi dini gejala penyakit jantung menjadi hal penting yang perlu kita lakukan agar terhindari dari risiko terkena penyakit jantung.